Ayo bergabung bersama kami sekarang !

Isi formulir

Selasa, 17 Januari 2017

WASIAT DIRI

Sy Tahtra



Wasiat Diri
Oleh : Tias Wulansari

Suatu hari bercerita di antara senja yang berbisik, 
sisa pagi yang mengusik

Mengalun indah nada dari tepian, 
yang asing didengar, dan tiada yang sadar
Seperti dentang malam sunyi,
memanggil selembar untuknya
Terasa di ujung bibir kita, tentang penyusuran abad yang dicipta
Kasih, boleh aku bergeming sebentar?
Temani aku.

Itu disana
Rupa sobek tak terawat, raut hanya merawat luka
Sayang, ambilkan selaiknya yang kupakai
Tak tega angin menyusupi relung-relung yang menambah luka

Itu disana
Karib yang lebih dari sedarah, tangis, juang dan tawa
Bibir seakan mengingat getir yang ada, ku ingin merangkulnya
Ada tungku rindu yang ingin ku hidupkan, sebelum tiada

Itu disana
Sayang, bersabarlah sebentar
Kunci hati tak akan pudar, pada pijar cinta yang mengakar
Biar kuhangatkan tanganmu sebentar,
Dirimu yang berhasil meniadakan gusar, andai aku mati esok
Sayang, genggam ini,
lantunkan kalam indahmu berlambang suci di atas pusaran diri

----------------------------------------------------------------------
Share karya puisi dari saya Tias Wulansari dalam Antologi Bersama Kalau Aku Mati Besok (WA Publisher, 2016)




Sy Tahtra / Author

Mari berkarya bersama Sahabat Menulis Nusantara.

0 komentar:

Posting Komentar

Coprights @ 2016, Blogger Templates Designed By Templateism | Templatelib