Ayo bergabung bersama kami sekarang !

Isi formulir

Sabtu, 29 April 2017

Cara Mengembangkan Ide Cerita

Siti fatimah mandini

CARA MENGEMBANGKAN IDE CERITA
Oleh: Leka


Bagaimana mengembangkan ide cerita?
Terkadang kita ingin menulis tentang suatu permasalahan, mislanya tentang kebebasan remaja dikota besar.
Padahal kita orang kampung tak pernah kekota, tapi kita tetap ingin tema tulisan kita adalah pergaulan bebas diperkotaan. Banyak alasan yang membuat kita memilih tema tersebut.
Nah bagaimana agar cerita yang kita sampaikan terlihat seperti kehidupan nyata?
Pertama, beli buku yang membahas tentang pergaulan bebas. Baik buku pendidikan, fsikologi, sosial dll. Ataupun buku yang menceritakan pergaulan bebas.
Kedua, cari info di internet sebanyak-banyaknya dari Blog atau Web, Youtube, Film, makalah, skripsi atau tesis, yang penting kita dapat info yang diinginkan.
Kedua hal diatas mungkin kebanyakan kita tau dan sering melakukannya. 
Ingat kata-kata dan istilah yang mereka gunakan harus kita ketahui sebanyak mungkin. Hal ini perlu untuk poin ketiga.
Ketiga, karna kiat tak mungkin berhubungan secara langaung dengan mereka dalam dunia nyata maka manfaatkan dunia maya, sepertinya ini jarang diketahui atau dilakukan. Buat akun medsos khusus seperti Facebook, Twitter, Instagram dll. Kemudian bergabunglah ke Group atau halaman mereka, bertemanlah dengan orang-orang yang terlibat dalam pergaulan bebas. Disini kita bisa melihat langsung aktifitas mereka, kita bisa berkomunikasi dengan mereka, posisikan dirimu terkadang seperti mereka dan terkadang sebagai orang yang menasehati mereka sehingga kita tau bagaimana mereka menyikapi orang yang berbeda pola pikirnya.
Berarti kita menyamar dong? Ya, kita bisa seolah-olah seperti mereka dari info yang kita dapat dipoin no 1 dan 2, istilah-istilah mereka sudah kita kuasai sehingga bisa akrab dengan mereka.
Tapi kita harus tentukan dulu apa saja topik yang akan kita bahas, misalnya tentang narkoba, geng motor, berhubungan badan tanpa nikah, penyimpangan seks dll. Setelah itu cari tau apa saja nama group atau halaman khusus tentang hal seperti itu.
Keempat, mulai buat kerangka cerita, susun alurnya. Tentukan karakter tokoh, apakah protagonis atau antagonis,  hayati dan resapi karakter yang telah kita tentukan dan mulai menulis. 
Hal yang terpenting kita harus punya karakter sendiri, punya gaya bahasa sendiri. Kalaupun nanti ada yang sama dengan kita, itu merupakan ketidak sengajaan.
Buatlah cerita kita penuh dengan pembelajaran, baik dari sisi agama, pendidikan, sosial, hukum, kesehatan dan lain-lain. Ini kita dapatkan dari poin 1 dan 2 yang merupakan keterangan atau teori, baru dikuatkan oleh poin ke 3 yaitu kenyataan dilapangan.
Ni bisa dipraktekkan untuk tema lain, seperti tema olahraga sedangkan kita tak hobi olah raga, atau tema guru padahal kita bukan guru, namun olah raga dan guru bisa kita berhubungan langsung dengan pihak terkait dilapangan.

Kalau aku gitu caranya untuk sebagian topik yang tidak aku ketahui.

Sahabat Menulis Nusantara

Siti fatimah mandini / Author

Mari berkarya bersama Sahabat Menulis Nusantara.

0 komentar:

Posting Komentar

Coprights @ 2016, Blogger Templates Designed By Templateism | Templatelib