Ayo bergabung bersama kami sekarang !

Isi formulir

Kamis, 26 Oktober 2017

Redaksi smnindonesia


Tunggu telah menyeduh dirinya
dalam tudung rindu 
bagaimana ia menanyakan suatu nasab. 
Jika namanya saja seakan mata yg lebih dekat dari airmata. 
Ia adalah kata menjelma doa-doa
Ia seperti ada hampir tiada
Ia seperti tangis yang kikis
Meradanng nama dan cita-cita akan cinta yang pertama

Oleh : Tias Maulidina wulansari
 

Redaksi smnindonesia / Author

Mari berkarya bersama Sahabat Menulis Nusantara.

0 komentar:

Posting Komentar

Coprights @ 2016, Blogger Templates Designed By Templateism | Templatelib